Dalam tausiyahnya, KH Said Aqil menekankan bahwa kemegahan fisik bangunan kantor harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalamnya. Ia mengingatkan kader agar menjaga muruah partai yang lahir dari rahim ulama.
“Bukan hanya kantornya yang megah, tapi kualitas kita juga harus megah. Tunjukkan kita partai politik yang punya akhlakul karimah, integritas maksimal, tanggung jawab agama, dan tanggung jawab nasional,” tegas KH Said Aqil di hadapan ratusan kader dan simpatisan yang hadir.
Beliau juga memaparkan konsep politik sebagai jalan pengabdian dengan merujuk pada keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun Piagam Madinah. Menurutnya, kesatuan dalam kemajemukan adalah kunci peradaban yang modern dan berkeadaban.
Simbol Kemandirian Kader
Ada hal menarik di balik berdirinya gedung baru ini. Ketua DPC PKB Kubu Raya, Jainal Abidin, mengungkapkan bahwa pembangunan kantor tersebut merupakan buah dari kemandirian murni internal partai.Poin-poin Utama Terkait Pembangunan Kantor:
Sumber Dana: Hasil patungan anggota Fraksi PKB dan jajaran pengurus DPC PKB Kubu Raya.Kemandirian: Tanpa melibatkan pendanaan atau bantuan dari pihak luar.
Semangat Kerja: Dibangun dengan sistem gotong royong bersama tim dan relawan.
“Pembangunan kantor ini murni dari internal. Ini adalah bentuk komitmen dan kemandirian kami. Kantor ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebersamaan dan rumah perjuangan bagi seluruh masyarakat Kubu Raya,” ujar Jainal Abidin.
Dengan diresmikannya kantor baru ini, DPC PKB Kubu Raya berkomitmen untuk semakin solid dalam menyerap aspirasi rakyat dan menjalankan mesin organisasi dengan nilai-nilai integritas yang telah dipesankan oleh para kiai.

0 Comments